CHRM2

Sepaham Indonesia bekerja sama dengan CHRM2 Universitas Jember mengadakan kegiatan kuliah bersama rakyat yang bertema Negara Hukum, Kemanusiaan, dan Ekologi, kuliah tersebut menghadirkan dua pentolan aktivis dari dua daerah yang persoalannya dipandang cukup serius. Mereka adalah Gunretno yang mewakili Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Jawa Tengah, serta Yateno (Ketua Paguyuban Petani Jawa Timur, Banyuwangi) yang dikenal cukup gigih mendampingi penolakan keberadaan tambang Tumpang Pitu.

Kehadiran dua aktivis petani desa tersebut juga didampingi oleh Herlambang P. Wiratraman yang merupakan pengajar HAM dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Kegiatan KBR ini dilakukan secara berturut-turut di beberapa kampus. Jika pada KBR seri pertama diikuti oleh 15 kampus, kali ini jumlahnya bertambah menjadi 19 kampus. “Gagasan KBR ini adalah untuk mendorong kampus agar terlibat dalam membela hak-hak masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Karena sudah menjadi tugas kampus untuk membela masyarakat yang tertindas,” tutur Herlambang.

Sumber:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *